Inews Kuala Pembuang – Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman berhasil mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) setelah sukses melibatkan 416 ribu petani milenial dalam berbagai program strategis sektor pertanian nasional. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam upaya regenerasi petani dan transformasi pertanian Indonesia menuju era modern.
Penghargaan Rekor MURI tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi Kementerian Pertanian dalam mengajak generasi muda terjun langsung ke dunia pertanian.
Rekor Nasional Regenerasi Petani
Keterlibatan ratusan ribu petani milenial ini dinilai sebagai capaian luar biasa, mengingat tantangan sektor pertanian selama ini adalah rendahnya minat generasi muda. Melalui berbagai kebijakan dan program inovatif, Mentan Amran mampu mengubah stigma pertanian menjadi sektor yang menjanjikan, modern, dan bernilai ekonomi tinggi.
Rekor ini sekaligus menjadi bukti bahwa regenerasi petani bukan lagi wacana, melainkan telah berjalan nyata di lapangan.
Pertanian Modern Jadi Daya Tarik Generasi Muda
Mentan Amran menekankan bahwa pertanian masa depan harus berbasis teknologi, mekanisasi, dan kewirausahaan. Program petani milenial dirancang agar generasi muda tidak hanya menjadi petani tradisional, tetapi juga agripreneur yang mampu mengelola usaha pertanian secara profesional.
Penggunaan alat dan mesin pertanian modern, digitalisasi pemasaran, serta akses pembiayaan menjadi faktor utama yang menarik minat kaum milenial untuk terjun ke sektor ini.
Dorong Swasembada dan Ketahanan Pangan
Pelibatan petani milenial juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan tenaga muda yang produktif dan adaptif terhadap teknologi, sektor pertanian diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi.
Mentan Amran menegaskan bahwa petani milenial adalah ujung tombak dalam menghadapi tantangan global, termasuk perubahan iklim dan dinamika ekonomi dunia.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5446438/original/070371200_1765886696-1000113192.jpg)
Baca juga: Polda Jabar tangkap YouTuber Resbob terkait dugaan ujaran kebencian
Apresiasi MURI dan Dampak Nasional
Pihak MURI menilai pencapaian tersebut layak mendapatkan rekor karena memiliki dampak luas secara nasional. Tidak hanya meningkatkan jumlah petani muda, program ini juga berkontribusi pada penurunan pengangguran, penguatan ekonomi desa, serta peningkatan kesejahteraan petani.
Rekor ini menjadi pengakuan bahwa kebijakan pertanian yang tepat dapat memberikan hasil nyata dan terukur.
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah
Keberhasilan melibatkan 416 ribu petani milenial tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani. Program-program pendampingan, pelatihan, dan fasilitasi akses usaha terus diperkuat agar petani milenial mampu berkembang secara berkelanjutan.
Mentan Amran juga mendorong pemerintah daerah untuk aktif menciptakan ekosistem pertanian yang ramah bagi generasi muda.
Inspirasi bagi Generasi Muda Indonesia
Mentan Amran berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk tidak ragu menekuni sektor pertanian. Menurutnya, pertanian bukan hanya soal bercocok tanam, tetapi juga peluang bisnis besar yang mampu menciptakan lapangan kerja dan mendukung kedaulatan pangan bangsa.
“Jika dikelola dengan ilmu, teknologi, dan semangat kewirausahaan, pertanian bisa menjadi sektor unggulan masa depan,” tegasnya.
Komitmen Lanjutkan Transformasi Pertanian
Ke depan, Kementerian Pertanian berkomitmen untuk terus memperluas keterlibatan petani milenial melalui berbagai program unggulan. Transformasi pertanian yang inklusif dan berkelanjutan diharapkan mampu membawa Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.
Dengan torehan Rekor MURI ini, Mentan Amran kembali menegaskan posisinya sebagai motor penggerak utama kebangkitan sektor pertanian nasional berbasis generasi muda.















